Pukul tiga tepat di
pagi hari. Aku terbangun karena suara alarm hp ku menganggu waktu tenang
tidurku. Segera aku matikan bunyi alarm itu, lalu aku mengecek jam berapa yang
muncul di layar hp ku dan ya benar sudah pukul tiga pagi. Aku mengambil jepit rambutku
dan ku cepol rambutku yang lebat ini.
Aku turun dari spring bed menuju kamar sebelah, kamar
mamaku. Aku masuk ke kamar mamaku dan membangungkan beliau. Karena jam sudah
menunjukkan pukul tiga lebih lima, aku dan mama ku harus bergegas menuju kamar
mandi untuk mengambil air wudhu. Jika kalian berfikir kita akan melaksanakan
sholat tahajud, yap kalian benar.
Setelah selesai
sholat tahajud, kita pergi ke ruang makan. Kita mengambil piring, sendok, nasi,
serta lauk pauk. Setelah itu, kita pergi ke ruang keluarga dan menyantap
makanan yang kita ambil tadi. Sambil menonton televisi, kita menghabiskan
makanan kita masing-masing.
Jam sudah
menunjukkan pukul empat lebih lima belas yang artinya waktu sahur sudah
berakhir, bahkan sekarangpun sudah memasukki waktu sholat subuh. Karena sudah
mendengar adzan subuh, kita pun bergegas menuju kamar mandi untuk mengambil air
wudhu lalu melaksanakan ibadah sholat subuh. Setelah melaksanakan ibadah subuh,
kita pun melakukan kegiatan kita masing-masing.
Aku yang menuju ke
kamar ku lagi dan mama ku menuju ke dapur. Aku ke kamar untuk membaca buku atau
mengerjakan tugas ku yang tinggal sedikit lagi selesai. Sedangkan mamaku akan
mencuci piring yang tadi.
Waktu cepat
berlalu, sekarang jam sudah menunjukkan setengah enam. Aku dan mama ku keluar
rumah untuk jalan-jalan pagi. Ku nikmati sejuk nya udara, embun-embun yang
nampak nyata di atas kelopak bunga di jalanan, dan matahari yang masih
malu-malu menampakkan dirinya ke bumi ini.
Setelah satu jam kita jalan-jalan pagi, akhirnya sampai di rumah.
Setelah itu kita melakukan aktivitas-aktivatas masing-masing.
Tak terasa jam
sudah menunjukkan pukul lima sore. Saat nya membersihkan diri dan menikmati
indahnya senja di depan rumah. Langit mulai menampakkan warna jingga nya di bumi, angin-angin sejuk yang menerpa tubuh,
diiringi oleh cuitan-cuitan burung yang lewat menambah indahnya sore hari ini.
Tak terasa adzan maghrib berkumandang, aku tinggalkan teras rumah ku yang tadi
aku duduki untuk menikmati indahnya senja.

Komentar
Posting Komentar