Langsung ke konten utama

Deskripsi Ruang

sumber gif dari webstockreview.com

 

Ruangan Terfavorit Dari yang Terfavorit

Pagi hari yang cerah ini, langit menunduk dengan menampakkan awan-awannya yang begitu indah. Aku memasuki ruangan dengan ukuran 2,5x3 meter ini. Ruangan yang terdapat banyak barang-barangnya. Di setiap pojok di ruangan ini terdapat barang-barang yang sering di pakai, jarang di pakai, bahkan yang sudah tidak terpakai lagi. Bau khas parfum baju perempuan juga menyerbak keluar ketika memasukkin ruangan itu. Ya, tebakkan kalian benar jika menabak sebuah kamar.

Kamar yang dihiasi oleh beberapa poster dari boygrub Korea kesayangaku, EXO, menempel dengan indah di dinding kamarku. Kamar yang diisi dengan spring bed berukuran 200x180 cm terasa empuk jika beristiraht di sana setelah lelahnya beraktivitas seharian.

Tersusun rapi beberapa koleksi novel yang hampir beberapa di antaranya ber-genre romance remaja. Adanya meja komputer beserta komputernya dan perangkat lainnya masih lengkap di sana akan tetapi sayangnya telah rusak lima tahun yang lalu. Untuk menghindari menempel nya debu yang menempel langsung di komputer beserta perangkat-perangkat lainnya, aku membungkus nya dengan Koran dan untuk CPU aku membungkusnya dengan kresek hitam. Setelah rapi, aku tepikan keyboard komputer ke belakang komputer nya.

Di atas meja komputer, aku taruh al-qur’an kecil dan beberapa obatku di sana. Di samping meja komputer terdapat rak buku yang memiliki tiga tingkat. Pada tingkat ketiga, aku menaruh kertas-kertas tugas semasa SMA ku dulu, yang sewaktu itu disebut UKBM. Aku sengaja menumpuk di situ dan tidak aku buang, karena aku ingin menyimpan hasil tugas-tugas ku dengan rapi. Mungkin sedikit terdengar berlebihan karena sudah tidak terpakai akan tetapi aku tidak bisa membuang nya seperti itu saja. Di tingkat kedua, beberapa buku aku taruh di sana. Buku yang mungkin sewaktu-waktu akan aku baca jika aku ada waktu. Untuk tingkat pertama, aku menaruh alat make-up ku, tidak banyak hanya sebatas bedak, minyak baju, hand body¸ pelembab, dan sisir. Di samping nya juga terdapat beberapa obat sedot ku.

Selain terdapat beberapa poster yang menempel di dinding kamarku, ada tiga figura yang menempel dengan indahnya. Salah satu figura itu terdapat foto dengan salah satu teman semasa SMP ku. Lemari dengan tinggi dua meter menjulang ke atas menghiasi pojok kamar ku. Lemari dari kayu jati yang kuat nan kokoh ini sudah terhitung dua tahun berada di kamarku.

Ruangan paling favorit yang ada di rumahku ialah kamar ku sendiri. Selalu memberikan kenyamaan setiap saat aku berbaring di kasur empuk nan lembut ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Utamakan Bahasa Indonesia, Lestarikan Bahasa Daerah, dan Kuasai Bahasa Asing

Assalamualaikum Wr.Wb. Disini saya akan menyampaikan komentar saya mengenai video berikut ini. Setelah menonton video ‘Xenoglosofilia: Kenapa Harus Nginggris? karya Ivan Lanin | Bincang Buku’, saya dapat menyimpulkan bahwa selama ini kita telah lalai dalam penggunaan bahasa dalam berkomunikasi di kehidupan sehari-hari. Banyak ditemukan penggunaan bahasa yang dicampur-campur, terutama pencampuran antara Bahasa Indonesia dengan Bahasa Inggris di berbagai kalangan, contohnya which is , cancel , meeting , dan sebagainya. Apabila terpaksa menggunakan istilah bahasa asing yang tidak ada padanannya dengan Bahasa Indonesia, kita harus memakai istilah asing tersebut sampai pada tatanan kalimat dan tidak meninggalkan istilah di dalam Bahasa Indonesia. Seperti yang disampaikan oleh Ivan Lanin, “Utamakan Bahasa Indonesia, Lestarikan Bahasa Daerah, dan Kuasai Bahasa Asing.”       Terima kasih dan sekian dari saya, Wassalamualaikum Wr.Wb          ...

Menikmati Suasana Alam

                  Pukul tiga tepat di pagi hari. Aku terbangun karena suara alarm hp ku menganggu waktu tenang tidurku. Segera aku matikan bunyi alarm itu, lalu aku mengecek jam berapa yang muncul di layar hp ku dan ya benar sudah pukul tiga pagi. Aku mengambil jepit rambutku dan ku cepol rambutku yang lebat ini.                 Aku turun dari spring bed menuju kamar sebelah, kamar mamaku. Aku masuk ke kamar mamaku dan membangungkan beliau. Karena jam sudah menunjukkan pukul tiga lebih lima, aku dan mama ku harus bergegas menuju kamar mandi untuk mengambil air wudhu. Jika kalian berfikir kita akan melaksanakan sholat tahajud, yap kalian benar.                 Setelah selesai sholat tahajud, kita pergi ke ruang makan. Kita mengambil piring, sendok, nasi, s...